Rutin Konsumsi Buah Zuriat Bisa Meningkatkan Kesuburan, Benarkah?

Rutin Konsumsi Buah Zuriat Bisa Meningkatkan Kesuburan, Benarkah?


Bagi pasangan yang ingin punya momongan, ada banyak cara untuk meningkatkan kesuburan. Salah satu cara yang bisa Anda coba adalah dengan mengonsumsi makanan tertentu.


Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca di Internet tentang khasiat buah zuriat yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan.


Apa itu buah zuriat?



Buah Zuriat atau dikenal juga dengan doum plam fruits merupakan buah yang tumbuh di padang pasir dengan bentuk oval. Buah ini banyak ditemukan di sepanjang sungai Nil, Mesir dan Sudan. Buah zuriat dianggap sebagai salah satu buah paling bermanfaat di dunia.


Buah Zuriat atau doum yang lebih dikenal dengan nama latin Hyphaene thebaica L. Buah ini merupakan keluarga dari palm, Arecaceae dan memiliki warna coklat muda hingga coklat tua.


Selain daun yang bisa dimanfaatkan untuk kerajinan tangan (seperti tikar, keranjang), Buah zuriat juga memiliki banyak manfaat lainnya seperti pada batangnya yang juga memiliki manfaat untuk konstruksi. Tidak hanya itu, ada juga akar buah zuriat yang banyak digunakan dalam pengobatan schistosomiasis.


Menurut Yeni Rohmaeni, S. Gz, ahli gizi di RS EMC Sentul, berbagai penelitian menunjukkan bahwa buah zuriat mengandung banyak kandungan mineral esensial, seperti potasium, sodium, kalsium, magnesium, dan fosfor.


Selain itu, buah zuriat mengandung vitamin B kompleks, serat, dan karbohidrat.


Oleh karena itu, tidak heran jika buah zuriat tercatat sebagai salah satu buah yang paling bermanfaat di dunia.


Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh International Food Journal menunjukkan bahwa buah zuriat banyak mengandung serat, asam lemak dan asam amino (esensial-non esensial).


Pada bagian dinding buah (epicarp) banyak ditemukan serat, pada daging buah banyak ditemukan asam lemak tak jenuh (Omega 3 dan Omega 6), asam amino esensial (penilalanine dan leusin) dan pada kedua bagian buah tersebut banyak ditemukan asam amino non-esensial (glutamin dan aspartam).


Perlu kita ketahui juga bahwa buah zuriat memiliki khasiat medis. Buah zuriat merupakan obat anti mikroba, antioksidan, hipolipidemik, antidiabetik dan antihipertensi.


Ekstrak buah zuriat memiliki kandungan penol dan flavonoid, serta antioksidan dan anti kanker yang tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa flavonoid, saponin, dan tanin memiliki efek menurunkan lemak darah (hipolipidemik) dan tekanan darah (antihipertensi).


Nah, para peneliti telah membuktikan bahwa kandungan serat yang tinggi pada buah zuriat memiliki kelebihan dalam mencegah risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan beberapa jenis kanker, serta memiliki peran tertentu dalam peningkatan kesehatan untuk menurunkan kadar kolesterol.


Faktanya, penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa buah zuriat dapat meningkatkan fungsi hati atau liver dan memberikan efek menurunkan toksisitas pada hati.


Apakah buah Zuriat benar berkhasiat untuk kesuburan?



Laporan Mervat et al. pada tahun 2016 mengenai penelitian terhadap kelinci yang diberi suplemen zuriat menunjukkan bahwa kelinci betina dan jantan mengalami peningkatan hormon seksual.


Pada kelinci jantan terjadi peningkatan absolut dan relatif berat testis; epididimis; kelenjar seksual dan kelenjar pituitari, serta, lingkar skrotum; indeks testis dan aktivitas kawin.


Bersamaan dengan itu, setelah pemberian suplemen zuriat pada kelinci betina, terjadi kemampuan pembuahan dan kesuburan meningkat, serta kualitas susunya juga meningkat. Oleh karena itu secara tidak langsung buah zuriat dapat meningkatkan kesehatan reproduksi.


Penelitian masih terus dilakukan, namun manfaat buah zuriat tidak selalu dikonfirmasi kebenarannya untuk kesuburan, karena penelitian lain menunjukkan bahwa buah zuriat mungkin memiliki peran dalam mengatasi gangguan kesehatan, namun tidak berpengaruh pada indikator kesehatan organ reproduksi.


Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda juga menyikapinya dengan bijak terhadap kandungan nutrisi buah zuriat yang tinggi. Sehingga manfaat tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan secara umum untuk siapa saja yang mengonsumsinya.


Dengan menimbang banyak manfaatnya, mengonsumsi buah ini dengan bijak dapat menjadi alternatif untuk membantu kesehatan reproduksi dengan tetap memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang untuk mencapai kesehatan yang optimal.


Namun, faktor lain yang juga harus diperhatikan untuk menunjang kesuburan tentunya gaya hidup sehat, antara lain pola istirahat, makanan, pengendalian stres dan olahraga secara teratur.