Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Satu Gaji

Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Satu Gaji


Salah satu penyebab konflik utama dalam rumah tangga adalah finansial. Banyak rumah tangga memiliki dua sumber penghasilan, yakni dari suami dan istri.


Tapi tidak jarang rumah tangga hanya memiliki satu sumber gaji, bisa dari suami atau istri.


Kalau sudah seperti ini, bagaimana cara mengatur keuangan agar tetap cukup menghidupi kebutuhan sehari-hari dan tetap bisa ditabung?


Mengatur Keuangan dengan Satu Gaji

Mari simak trik mengatur keuangan rumah tangga dengan satu gaji!


1. Memiliki Dana Darurat



Memiliki dana darurat dapat membantu mengurangi kecemasan tentang hidup dengan satu penghasilan.


Ini juga dapat membantu melindungi Anda dari pengeluaran yang tidak terduga seperti biaya medis atau perbaikan rumah atau mobil yang tidak terduga.


Idealnya, dana Anda harus mengandung cukup untuk menutupi enam hingga sembilan bulan biaya hidup pada saat bulan penghasilan turun.


“Segera atur setoran langsung untuk mengalokasikan sebagian dari gaji ke dalam rekening tabungan kita,” ujar Steve Donald, seorang konselor keuangan keluarga.


Cara ini dapat membantu Anda untuk mencapai tujuan tabungan lebih cepat dan merupakan langkah awal yang baik untuk mempelajari cara mengontrol pengeluaran sehingga Anda dapat hidup dengan penghasilan lebih sedikit.


2. Tetapkan Anggaran Baru



Mencari tahu anggaran bulanan dapat membantu melakukan penyesuaian keuntungan rumah tangga.


Pastikan untuk memperhitungkan berapa banyak yang akan Anda hemat dengan memotong pengeluaran terkait.


Di luar kebutuhan sehari-hari, penting juga untuk memasukkan faktor rencana tabungan ke dalam anggaran. Anda harus terus menabung untuk tujuan jangka panjang seperti pensiun.


Jadi, utamakan tujuan menabung karena seperti di poin satu bahwa ada dana darurat yang wajib Anda dan pasangan pikirkan.


3. Mulai Memotong Biaya Lebih Awal



Sekarang setelah Anda mengetahui berapa banyak yang akan bawa pulang dan apa yang akan dihemat pada pengeluaran terkait pekerjaan, Anda akan lebih mengetahui tentang pemotongan pengeluaran apa yang perlu dilakukan.


Cetak daftar semua pengeluaran bulanan Anda. Lingkari semua yang dapat Anda singkirkan dan mulailah memotong biaya yang tidak perlu.


Misalnya kebutuhan hiburan yang mungkin Anda dan pasangan yang terlalu sering atau biaya gym. Anda bisa memilih gym yang lebih murah atau berolahraga sendiri di rumah.


4. Pembayaran Hutang



Utang berbunga tinggi pada kartu kredit dan mobil dapat menjadi pemecah keuangan rumah tangga.


Seringkali kondisi ini membuat hidup dari satu penghasilan menjadi tidak praktis.


Cobalah menghitung berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk membayar hutang.


Masukkan perencanaan ini pada tabel yang sudah Anda buat pada langkah sebelumnya.


5. Pertimbangkan Pemotongan Pajak



Lihatlah pemotongan pajak penghasilan Anda untuk melihat apakah pajak dapat disesuaikan dengan penghasilan tahunan yang lebih kecil.


Anda mungkin dapat meningkatkan tunjangan, yang berarti akan memiliki lebih sedikit uang yang dipotong dari gaji setiap bulan.


Jika Anda tidak yakin apakah pemotongan perlu disesuaikan, Anda dapat berkonsultasi dengan petugas pajak.


Pastikan untuk menyesuaikan anggaran Anda jika menahan perubahan berdampak pada penghasilan bersih.


Seringkali banyak orang yang tidak menghitung perhitungan pajak sehingga tidak menyangka uang bersih yang diterima lebih kecil.


Anda juga harus memperhatikan bunga dari cicilan yang mungkin bisa menganggu keuangan rumah tangga.


Apakah Anda punya trik lain untuk mengatur keuangan rumah tangga dengan satu gaji?